Del Piero Gugat Facebook

TURIN - Tidak bisa dipungkiri kalau situs jejaring sosial seperti Facebook, mewabah hingga menjangkiti figur publik. Namun, tidak demikian dengan bintang sepakbola asal Italia Alessandro Del Piero yang justru akan menggugat Facebook.

Pemain yang saat ini bermain untuk klub Juventus ini marah. Pasalnya namanya dicatut dalam salah satu akun Facebook. Yang membuatnya meradang, akun ilegal tersebut digunakan untuk bergabung di sebuah grup yang mendukung pergerakan Nazi pimpinan Adolf Hitler.

Seperti yang dilansir Cnet, Senin (9/2/2009), Del Piero kesal sebab selain dirinya tidak pernah menggunakan situs buatan Mark Zuckberg itu, simbol-simbol Nazi sangat sensitif digunakan di Italia. Bukan apa-apa, Hitler yang pernah memimpin Nazi mempunyai sejarah kelam di tanah Eropa.

Saat ini, seperti yang dikatakan oleh agen sekaligus saudaranya, Stefano, Del Piero telah berkonsultasi dengan pengacara untuk melindungi foto dirinya dari penyalahgunaan. Apalagi, pemain tampan ini sangat menjaga citra dirinya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Robot Satpam T-34 saat melakukan aksinya (Foto: Japan Today)

TOKYO - Sebuah perusahaan di Jepang telah mengembangkan sebuah robot keamanan. Meski berukuran kecil, namun jangan ragukan kemampuannya dalam menjaga gedung.

Perlahan tapi pasti, pekerjaan manusia akan tergantikan oleh robot. Sebab, perusahaan termasuk Co Ltd dan Alacom Co Ltd yang berbasis di Jepang membuat robot yang mampu menjaga keamanan layaknya seorang satpam. Robot yang bernama T-34, saat ini sudah dapat dalam bentuk prototipe-nya, dan siap diproduksi untuk dipasarkan.

Dari segi fisik, T-34 lebih mirip dengan vacum cleaner yang dipasang 4 roda dikedua sisinya. Meski ukurannya kecil jangan ditanya kecepatannya, karena T-34 bisa melaju hingga 10km/jam. Sensornya pun mampu menangkap segala tindak tanduk yang mencurigakan.

Namun, satpam robot ini tidak diketahui apakah dilengkapi senjata api seperti pada umumnya seorang satpam, yang jelas T-34 dilengkapi jaring yang siap menangkap para penjahat atau orang mencurigakan. Demikian yang dilaporkan Japan Today, Jumat (23/1/2009).

Kecanggihan yang lainnya adalah, T-34 mampu digerakan dari jarak jauh melalui ponsel. Dan pastinya, sensor alarm gedung yang langsung terhubung dengan robot ini.


Robot Albert Einstein (Foto: AP)

LONG BEACH - Ilmuwan terkemuka Albert Einstein tiba-tiba dapat hidup kembali dan melemparkan senyum sampai mengkedipkan mata.

Namun, Einsten yang dimaksud adalah robot yang dibuat oleh beberapa ilmuwan. Robot tersebut memang dibuat dengan memakai wajah Einsten, akan tetapi untuk tubuh hanya dibuat berbentuk robot pada umumnya. Demikian yang dilansir Reuters, Jumat (6/2/2009).

Robot Einsten ini sendiri mampu berjalan, walaupun tidak terlalu sempuran. Meski begitu, untuk urusan sensor motorik, robot ini mampu menggerakan mata, tersenyum, dengan mimik wajah yang mendekati wajah manusia aslinya.

"Dengan menggunakan 32 motor sensor, mimik wajah Robot Einsten mendekati nyata. Dengan dua kamera di matanya, membuatnya menjadi lebih interaktif," jelas David Hanson, salah satu ilmuwan komputer dari University of California, San Diego.

Penyempurnaan terus dilakukan oleh para ilmuwan tersebut, agar bisa membuat Eisten dapat bergerak natural.� Bukan tidak mungkin, nantinya Einstein benar-benar hidup untuk berkeliling dunia menyapa pengagumnya.

Tentara Masa Depan


LOS ANGELES - Di masa mendatang, robot akan dipersenjatai. Robot akan menggantikan peran manusia di medan pertempuran. Peter Singer, penulis sejumlah buku tentang dunia militer, mengatakan penggunaan robot dalam peperangan dapat menyelamatkan nyawa para serdadu.


"Kita berada pada titik revolusi dalam peperangan, seperti adanya penemuan bom atom," kata Singer saat berbicara dalam konferensi Technology Entertainment and Design (TED), dikutip dari news.com.au, Jumat (6/2/2009).

"Artinya mereka akan berperang bersama tentara Amerika Serikat, yang perangkat kerasnya dibuat di China dan peranti lunaknya dibuat di India," imbuh dia.

Singer memprediksikan separuh anggota angkatan bersenjata Amerika Serikat pada 2015 adalah robot.

Saat ini, angkatan bersenjata Negeri Paman Sam telah merekrut tentara baru menggunakan videogame. Malahan, beberapa sistem pengaturan persenjataan telah meniru desain pengaturan untuk konsol videogame. Selain itu, robot juga telah digunakan untuk menangani bom di medan pertempuran.

Selain tidak memiliki belas kasih, robot dapat menghadapi suasana mencekam yang dihindari manusia.

"Amerika Serikat kini masih yang terdepan dalam robot militer, namun hal itu tidak permanen. Ada Rusia, China, Pakistan, dan Iran yang tengah mengembangkan robot militer," tambahnya.


OTTAWA - Vendor Research in Motion (RIM) tengah sumirangah. Pasalnya, BlackBerry buatan mereka berhasil mencapai penjualan hingga 50 juta unit.

Ponsel cerdas itu memang sedang naik daun pada beberapa tahun belakangan. Maka tidak heran, sejak diluncurkan Januari 10 tahun lalu BlackBerry mampu menjual 50 juta unit di seluruh dunia. Bahkan, ini telah mengumpulkan basis pelanggan sebanyak 21 juta yang melakukan transfer data sebesar 3 petabytes setiap bulannya.

Meski begitu mereka masih optimistis menambah keuntungan, dan RIM berharap penjualan 50 juta unit yang berikutnya dapat dimulai dari dua model terakhirnya, yaitu BlackBerry Bold dan BlackBerry Storm. Demikian yang dilansir Vnunet, Jumat (6/2/2009).

Tetapi saat ini Blackberry sedang menghadapi pertarungan yang lebih sulit dengan munculnya beberapa rival baru, selain platform Windows Mobile dan Symbian, yaitu iPhone dan platform Google Android, serta Palm Pre yang sebentar lagi akan diluncurkan.

Namun, penjualan BlackBerry masih kalah mentereng dengan ponsel yang berbasis OS Symbian. Sebab, ponsel dengan Symbian bahkan telah terjual sebanyak 80 juta unit hanya di tahun 2007 saja, dan OSnya dapat ditemukan di 250 juta ponsel di dunia saat ini. Windows Mobile juga berhasil mencapai 20 juta unit dari� penjualan tahun lalu saja.

Tugas berat bagi BlackBerry untuk berhasil menguasai pasar di seluruh dunia, walaupun kemungkinan itu masih terbuka lebar.


Storm dinilai sebagai smartphone inovatif karena memiliki layar sentuh yang bisa merespons sentuhan seperti tombol tradisional.




iPhone memiliki komponen sedikit daripada Storm. Karena itu, biaya material iPhone menjadi lebih murah daripada Storm. Firma riset iSuppli Corp selesai melakukan teardown (pembedahan) terhadap BlackBerry Storm produksi Research In Motion (RIM) LTd. Sejumlah fakta menarik terungkap dari analisis tersebut.

Antara lain, Apple Inc harus waspada karena iPhone kini menjumpai pesaing sekelas. Hingga akhir 2008, iPhone dianggap sebagai smartphone paling seksi di dunia karena memiliki layar sentuh multitouch (mampu merespons lebih dari satu jari). iSuppli mengungkapkan, Storm memang tidak memiliki layar sentuh multi-touch.

Namun, layar sentuh Storm tidak kalah fungsional daripada iPhone. iSuppli menjelaskan, Storm mampu menandingi pesona iPhone karena Storm memiliki layar sentuh yang memiliki mekanisme feedback layaknya tombol tradisional. Dengan layar sentuh itu, pengguna Storm seolah menekan tombol biasa ketika menekan tombol virtual di layar.

"Dengan layar sentuh yang memiliki mekanisme feedback, pengguna Storm bisa segera merasakan bahwa smartphone itu memahami perintah. Ini benar-benar inovasi dalam interaksi antara manusia dan mesin," ujar Principal Analyst Teardown Services iSuppli Corp Andrew Rassweiler.

Rassweiler menduga, RIM menanam layar sentuh ke dalam Storm karena memahami bahwa layar sentuh tradisional sesungguhnya tidak terlalu intuitif. Sebab, pengguna tidak bisa merasakan feedback dari layar ketika jari menyentuh layar. Para produsen selama ini berupaya menutupi kekurangan itu dengan suara. Saat layar sentuh disentuh, maka suara klik muncul dari smartphone.

Namun, suara saja ternyata cukup meyakinkan pengguna bahwa dia telah menekan tombol virtual yang benar pada layar smartphone. Dengan menyajikan feedback sentuhan, sekaligus suara, pada layar sentuh Storm, RIM dinilai mampu melangkah lebih maju daripada pesaing.

Termasuk daripada Apple, yang menjadi inovator cara interaksi manusia dengan komputer dengan menyajikan GUI (graphical user interface) pertama di komputer Macintosh pada 1983, dengan sistem operasi Lisa. Sebelumnya, manusia hanya berinteraksi dengan komputer melalui teks.

Layar multi-touch iPhone memperbaiki interaksi manusia dengan smartphone karena layar sentuh itu memudahkan pengguna melakukan navigasi. Karena teknologi multitouch tidak tersedia pada layar sentuh Storm, RIM menyiasati dengan penanaman tombol fisik sederhana di bawah layar sentuh.

Sayangnya, ukuran layar Storm sedikit lebih kecil daripada iPhone, yakni hanya 3,25 inci. Sementara layar iPhone adalah 3,5 inci. Dengan layar lebih kecil, pengguna Storm mendapatkan ruang pandang lebih sempit daripada pengguna iPhone ketika mengakses content. Analisis iSuppli tidak berhenti pada interface.

Usai mengupas layar sentuh Storm, iSuppli mulai membedah smartphone itu untuk mempelajari komponennya. Dari pembedahan itu terungkap, Apple ternyata lebih efisien daripada RIM dalam membangun smartphone. iSuppli menemukan, Storm memiliki total 1.177 buah komponen.

Adapun iPhone memiliki 1.116 komponen.Karena Storm memiliki lebih banyak komponen daripada iPhone, maka biaya material Storm pun menjadi lebih mahal. iSuppli mengungkapkan, biaya material untuk memproduksi satu unit Storm mencapai USD202,89.

Adapun biaya material untuk setiap unit iPhone (bermemori 8 GB) adalah USD174,33, alias USD28,56 lebih murah daripada Storm. Namun begitu, di AS Storm dan iPhone 3G 8 GB dijual dengan harga yang sama, yaitu USD199,99.

Harga resmi Storm di AS memang USD249,99. Namun, operator memberikan diskon USD50 sehingga harga Storm sama dengan iPhone 3G 8 GB. iSuppli memperkirakan, pada 2009 persaingan sengit di pasar smartphone tidak hanya akan diwarnai pertarungan iPhone dengan Storm. Sebab, baru-baru ini Palm Inc sudah memperkenalkan Pre.

7 September 2004
Munir Tewas di Pesawat GA 974 Jakarta-Amsterdam

11 Nopember 2004
Keluarga Almarhum mendapat informasi dari media Belanda bahwa hasil otopsi Munir oleh Instansi Forensik Belanda (NFI) membuktikan Munir meninggal akibat racun arsenik dengan jumlah dosis yang tinggi.

23 Desember 2004
Presiden SBY melalui Keppres No 111/2004 membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) Kasus Kematian Munir.

25 Januari 2008
Pollycarpus divonis 20 tahun penjara setelah MA menerima permohonan peninjauan kembali (PK) kasus pembunuhan Munir

15 Mei 2008
Istri Munir, Suciwati temui Kabeskrim Mabes POLRI Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri. Terungkapternyata ada tersangkabru kasus Munir

19 Juni 2008
Muchdi PR ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Mabes POLRI.

21 Agustus 2008
Muchdi PR jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

2 Desember 2008
Jaksa menuntut Muchdi 15 tahun penjara. Muchdi menganggap tuntutan tersebut sebagai konspirasi dan fitnah.

11 Desember 2008
Tim Kuasa hukum Muchdi PR membacakan pledoi (pembelaan) menolak semua dakwaan jaksa.

31 Desember 2008
Soeharto, Ketua Majlis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutus bebas Muchdi karena tidak terbukti terlibat pembunuhan Munir.


Tentang Muchdi dan konspirasi BIN

Pembebasan Muchdi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dari kasus pembunuhan Munir merupakan bukti yang gamblang bahwa unsur-unsur Orde Baru di kalangan berbagai lembaga negara (eksekutif, legislatif, dan judikatif) masih cukup kuat, dan bahwa reformasi yang sudah diusahakan selama 10 tahun masih tersendat-sendat jalannya, bahkan ada yang macet sama sekali. Ini adalah pertanda yang amat buruk sekali bagi kelanjutan kehidupan bangsa Indonesia.

Pembebasan Muchdi juga membuktikan bahwa kalangan pimpinan militer (yang masih aktif maupun yang sudah pensiun) tetap mempunyai pengaruh atau kekuasaan yang tidak kecil di banyak kalangan, untuk bisa melakukan intervensi, campurtangan, atau tekanan, atau konspirasi mengenai berbagai urusan penting dalam kehidupan bangsa dan negara. Ini adalah juga indikasi yang menunjukkan bahwa keterpurukan negara dan bangsa akan terus berlangsung, selama kalangan pimpinan militer (terutama TNI-AD) masih bisa meneruskan praktek-praktek negatif yang dilakukan selama 32 tahun Orde Baru dan sesudahnya.

Kasus Muchdi, dan terlibatnya unsur-unsur Badan Intelijen Negara (BIN) lainnya, dalam pembunuhan Munir, merupakan peristiwa yang memungkinkan ter-ekspose- nya sebagian kecil sekali dari praktek-praktek buruk yang dilakukan oleh kalangan pimpinan militer. Sebab, kalau di masa-masa yang lalu banyak sekali (sekali lagi, banyak sekali !) kejahatan atau pelanggaran HAM yang dilakukan oleh militer tidak bisa dibongkar dan ditindak secara hukum, maka kasus pembunuhan Munir oleh orang-orang penting di BIN telah memungkinkan sejumlah ornop (organisasi non-pemerintah) atau LSM di dalam negeri dan di luar negeri untuk angkat suara dan mengadakan perlawanan.


“Test of history”-nya presiden SBY

Karena itu, walaupun Muchdi sekarang sudah dibebaskan dari perkara pembunuhan Munir, belumlah bisa dikatakan bahwa kasusnya sudah sepenuhnya selesai, atau bahwa citra pimpinan militer menjadi baik karenanya. Sebab, sampai sekarang ini masih belum jelas apakah Muchdi akan betul-betul bebas seterusnya, ataukah perkaranya masih akan bisa disidangkan kembali. Sebab, diberitakan bahwa Kejaksaan Agung sedang mengajukan kasasi atas keputusan pembebasan oleh Pengadilan Jakarta Selatan ini.

Selain itu, sedang ditunggu-tunggu oleh banyak orang sikap terakhir presiden SBY mengenai persoalan Muchdi ini. Sebab, presiden SBY pernah mengeluarkan pernyataan yang memberikan harapan kepada banyak orang bahwa persoalan Munir akan ditangani secara serius, antara lain dengan mengeluarkan Kepres dan membentuk Tim Pencari Fakta. Presiden SBY juga mengatakan bahwa persoalan Munir ini sebagai “test of history” (ujian dalam sejarah). Sikap presiden SBY soal kasus Muchdi yang terlibat dalam pembunuhan Munir ini pasti juga akan menjadi sorotan juga di luar negeri. Karena, Komnas HAM PBB, dan parlemen di banyak negara juga sudah mempersoalkan masalah pembunuhan Munir ini.

Seperti yang bisa kita saksikan bersama selama ini, pembunuhan Munir yang dilakukan oleh unsur-unsur BIN sudah menjadi bahan pembicaraan dan juga aksi-aksi dalam berbagai bentuk dan cara oleh banyak LSM dan kalangan masyarakat lainnya di Indonesia, termasuk di kalangan generasi muda dan mahasiswa. Kepedulian yang begitu besar dari berbagai kalangan masyarakat terhadap kasus Munir dan Muchdi ini merupakan perkembangan penting sekali dalam perjuangan besar rakyat dalam membongkar berbagai pelanggaraan atau kejahatan yang sudah banyak dilakukan oleh pimpinan militer, terutama dalam masalah HAM. Pembongkaran kasus konspirasi BIN yang melibatkan Muchdi dan Pollycarpus adalah salah satu langkah penting dalam melawan berbagai pelanggaran atau kejahatan yang dilakukan oleh pimpinan militer, yang sudah dilakukan berpuluh-puluh tahun.


Konspirasi di kalangan BIN dalam pembunuhan Munir

Dari adanya sejumlah reaksi yang sudah kita ketahui dari media massa (dan Internet) , jelaslah bahwa pembebasan Muchdi dari kasus pembunuhan Munir tidak membikin citra militer (dalam hal ini TNI AD beserta BIN) menjadi lebih baik dari sebelumnya. Walaupun hakim-hakim Pengadilan Negeri Jakarta menyatakan bahwa tidak ada bukti-bukti tentang keterlibatan Muchdi dalam soal peracunan Munir, tetapi proses penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Pencari Fakta dan juga pengamatan berbagai kalangan (kepolisian dan kejaksaan) memberikan indikasi bahwa orang-orang penting BIN ikut dalam konspirasi pembunuhan ini.

Adalah jelas sekali bahwa pembunuhan terhadap Munir, yang dilakukan dengan perencanaan tingkat tinggi ini, bukanlah tindakan sembarangan dari seorang atau orang-orang biasa saja. Banyak orang sudah menduga bahwa ada aparat kekuasaan (dalam hal ini kalangan militer, khususnya kalangan TNI AD, dan lebih khusus lagi kalangan BIN) yang melakukan pembunuhan. Sebab, di masa-masa yang lalu juga sudah terjadi kejahatan atau pelanggaran yang serupa, dimana digunakan kekerasan yang menyebabkan kematian banyak orang.


Berbagai kasus tindakan kekerasan di masa lalu

Di antara kejahatan atau pelanggaran itu terjadi dalam kasus Petrus (tahun 1983), kasus Tanjungpriuk (tahun 1984), kasus Santa Cruz di Timor Timur (1991), kasus Marsinah (tahun 1993), kasus Haur Koneng (1993), kasus Nipah di Madura (tahun 1993), kasus Freeport (1996), kasus Abepura (Papua), kasus wartawan Udin (tahun 1996), kasus 27 Juli –penyerbuan gedung PDI (1996), kasus Trisakti (tahun 1998), kasus kerusuhan Mei (tahun 1998), kasus DOM Aceh (dari 1989-1998), kasus Semanggi (November 1998),

Dalam kasus-kasus tersebut, banyak sekali digunakan kekerasan oleh aparat kekuasaan, yang menyebabkan juga hilangnya nyawa orang. Antara lain, hilangnya 14 pemuda yang tergabung dalam PRD yang “dihilangkan” oleh militer dalam tahun 1997-1998. Tetapi, kejahatan atau pelanggaran HAM oleh kalangan aparat kekuasaan ini (tegasnya militer TNI AD) sebagian terbesar tidak bisa dibongkar secara tuntas dan diselesaikan secara hukum.

Walaupun banyak indikasi yang ditemukan oleh banyak kalangan dalam masyarakat bahwa banyak pelanggaran HAM atau kejahatan itu dilakukan oleh kalangan militer, tetapi tidak ada tindakan yang bisa dilakukan untuk menghukumnya. Dan keadaan yang semacam itu sudah berlangsung selama beberapa puluh tahun, selama Orde Baru dan sesudahnya. Sekarang, praktek buruk yang sudah dilakukan puluhan tahun itu terjadi lagi dalam bentuknya yang baru, yaitu kasus Muchdi yang terlibat dalam konspirasi BIN dalam pembunuhan Munir.

Kalau tidak ada (atau tidak banyak) yang bisa dilakukan terhadap berbagai kasus kejahatan atau pelanggaran HAM di masa yang lalu, yang melibatkan tokoh-tokoh militer tingkat tinggi seperti (antara lain) Wiranto, Prabowo, Ali Murtopo, Sudomo, Hendropriyono, Faisal Tanjung, Sjafri Samsudin, Sutiyoso, maka kasus pembunuhan Munir oleh unsur-unsur BIN (terutama Muchdi, dan mungkin Hendropriyono juga) merupakan sebuah “jendela” dari mana orang bisa mengintip sebagian dari kejahatan atau pelanggaran HAM yang sudah dilakukan oleh kalangan militer, dan membongkarnya.


Tulisan dalam majalah Tempo 5 Januari 2009

Dalam pembongkaran kejahatan atau pelanggaran HAM terhadap Munir oleh kalangan militer ini , peran dan sumbangan dari usaha susah payah oleh banyak sekali LSM atau ornop di Indonesia dan di luar negeri, seperti (antara lain) : KASUM, KONTRAS, IMPARSIAL, IKOHI,

HUMAN RIGHTS GROUP, LPR-KROB, dan banyak LBH-LBH (ma’af kepada organisasi lainnya yang tidak disebutkan di sini) adalah besar dan penting sekali. Untuk sekedar mengetahui tentang sebagian sejarah kasus terlibatnya BIN dalam kasus Munir ini harap dibaca tulisan (yang menarik) dalam majalah Tempo tanggal 5 Januari 2009, yang juga disajikan dalam website A. Umar Said (http://kontak. club.fr/index. htm) dalam kolom « Kumpulan berita kasus Munir dan Muchdi ».

Sekarang, Muchdi sudah dibebaskan (untuk sementara ?) dari perkara Munir, namun aksi-aksi atau reaksi dari banyak kalangan masih terus dilancarkan. Yang demikian ini adalah baik sekali bagi kehidupan bangsa dan negara kita. Sebab, ini berarti bahwa perjuangan bersama untuk melawan berbagai kejahatan dan pelanggaran HAM oleh kalangan militer dapat diteruskan dengan macam-macam cara dan jalan. Pembebasan Muchdi adalah manifestasi dari masih kuatnya peranan negatif kalangan pimpinan militer (TNI AD) dalam kehidupan bangsa dan negara, walaupun rejim militer Orde Baru sudah runtuh (resminya !) sejak 1998.

Agaknya, sudah bisa diperkirakan bahwa pembebasan Muchdi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan adalah akibat berbagai macam tekanan, intervensi, pengaruh, bahkan mungkin ancaman (kasar dan halus) , yang dilakukan oleh kalangan pimpinan TNI AD. Berbagai macam tekanan atau ancaman bisa saja dilakukan terhadap para hakim dan jaksa, tetapi juga terhadap saksi-saksi, dan orang-orang lain yang bersangkutan dengan kasus Munir dan Muchdi. Ini bisa kelihatan dari penarikan pernyataan dari begitu banyak saksi, yang tadinya sudah mengakui berbagai fakta dan kejadian, seperti yang tertera dalam berbagai Berita Acara Pemeriksaan.

Dari sudut pandang inilah maka kita bisa melihat pentingnya kasus Muchdi, dan pentingnya perjuangan bersama dari seluruh kekuatan demokratis negeri kita untuk menelanjanginya lebih lanjut. “Kemenangan” Muchdi dalam kasus Munir hanya akan memperbesar kecongkakan (arogansi) kalangan pimpinan militer bahwa mereka akan tetap bisa terus melakukan berbagai kejahatan dan pelanggaran tanpa mendapat hukuman apa pun.


Kasus Muchdi dan masalah Pemilu 2009

Menghadapi pemilu 2009, masalah Muchdi ini makin kelihatan penting untuk kita telaah bersama dengan adanya kenyataan bahwa selain bekas komandan Kopassus dan pimpinan BIN ia adalah juga pendiri partai Gerindra bersama mantan Letnan Jenderal Prabowo. Kalau Prabowo bertindak sebagai ketua umumnya, maka mantan Mayor Jenderal Muchdi adalah wakil ketua umumnya.

Mantan Letnan Jenderal Prabowo dengan partai Gerindra-nya sudah aktif sekali mengadakan berbagai kampanye dengan macam-macam cara, yang tentunya memerlukan dana dan jaring-jaringan yang besar. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa dalam Gerindra ini berhimpun banyak sekali tokoh-tokoh pensiunan militer di samping pendukung setia Orde Baru lainnya. Umpamanya, adik tiri Suharto, Probosutedjo, dengan terang-terangan menyatakan dukungannya kepada pencalonan Prabowo sebagai calon presiden. Probosutedjo telah menyelenggarakan pertemuan (tanggal 8 Januari 09) dengan 100 ulama di tempat kediamannya, ketika ia mengumumkan dukungannya terhadap Prabowo.

Dalam menelaah berbagai aspek kasus Muchdi yang berkaitan dengan pembunuhan Munir, perlulah kiranya kita selalu ingat tentang peran militer (terutama TNI AD) di bawah Suharto dalam merebut kekuasaan dari Presiden Sukarno dan mengkhianatinya sampai wafatnya dalam keadaan yang menyedihkan sekali. Ditambah lagi dengan pembantaian jutaan orang kiri yang tidak bersalah, maka sejarah TNI AD di bawah Suharto ini harus dicatat sebagai noda atau aib besar dan sebagai dosa berat dalam halaman-halaman sejarah bangsa kita.

Sekarang ini, makin jelaslah bagi banyak orang bahwa Orde Baru telah menimbulkan berbagai kerusakan parah dalam bidang HAM, bidang politik, bidang ketatanegaraan, bidang ekonomi, bidang sosial, dan dalam bidang moral (antara lain dalam bentuk KKN). Dan juga makin gamblanglah bagi banyak orang bahwa dosa-dosa besar kalangan militer (terutama pimpinan TNI AD) dalam merusak persatuan rakyat Indonesia adalah besar sekali. Itulah sebabnya, maka kita semuanya bisa mengamati bahwa sekarang ini makin sedikit atau makin jarang orang-orang yang berani terang-terangan masih memuji-muji Suharto atau rejim Orde Baru. Alangkah besar bedanya dengan keadaan 10 tahun yang lalu, ketika begitu banyak orang secara gegap-gempita selalu mengelu-elukannya.


Dibutuhkan pemimpin yang berlainan dengan Suharto

Dari sudut pandang itu semualah kita bisa juga menelaah kasus Muchdi, kasus partai Gerindra, dan kasus Prabowo juga. Partai Gerindra yang didirikan oleh Prabowo dan Muchdi akan merupakan partai ( seperti halnya Golkar) , yang tidak akan bisa membawa perubahan-perubahan besar yang dibutuhkan oleh rakyat, terutama rakyat kecil. Seluruh riwayat hidup letnan jenderal (pur) Prabowo sudah menunjukkan bahwa ia bukanlah sosok yang pantas atau patut menjadi presiden negara kita.

Negara dan bangsa kita yang sedang menghadapi situasi parah di berbagai bidang sekarang ini sebagai akibat pemerintahan rejim militer Orde Baru selama 32 tahun (ditambah 10 tahun pasca-Suharto) membutuhkan pemimpin yang memiliki jiwa pro rakyat kecil, mempunyai visi politik yang mempersatukan seluruh rakyat, yang mentrapkan sungguh-sungguh Pancasila, yang memegang teguh Bhinneka Tunggal Ika. Kita juga memerlukan seorang presiden yang sosoknya berlainan sekali dari Suharto, Wiranto, Prabowo, Sutiyoso dan orang-orang lain sejenis mereka.

Situasi dalam negeri yang penuh dengan berbagai akibat yang menyedihkan bagi orang banyak karena adanya krisis kapitalisme di dunia dan terjungkel ambruknya “kedigdayaan” imperialisme AS, memerlukan kepemimpinan seorang tokoh yang memiliki visi atau gagasan-gagasan seperti yang dikandung dalam berbagai ajaran revolusioner Bung Karno, untuk dijabarkan dalam kondisi sekarang. Banyak isi ajaran-ajaran revolusioner Bung Karno yang anti-kapitalisme dan anti-imperialisme, seperti (antara lain) Berdikari, Trisakti, Panca Azimat Revolusi, Resopim, Manipol-Usdek, Nasakom yang masih ada relevansinya untuk kita pelajari bersama guna menghadapi situasi yang sedang ditempuh oleh bangsa dan negara kita dewasa ini.



sumber from : www.kaskus.us

PENDIRI MOJ


ANDRIANS WIBOWO A.K.A pie


sosok yang satu ini dikenal sebagai anak yang pemalu, baik hati dan tidak sombong, jago dalam berbagai bidang terutama bermain FUTSAL dan BILLIARD.
dia juga terhitung sebagai anak yang jenius, dengan berbagai karya ilmiahnya di bidan IT.

tamatan alumni SMA HARAPAN 1 MEDAN ini, tidak luput juga dari tingkah kenakalan semasa SMA.
dimulai dari cabut, merokok di agams warkop.

pie sedang melanjutkan studinya di MIKROSKILL MEDAN.


kamu dapat kunjungi ANDRIANS WIBOWO di :




ALIF AKBAR YASSIN A.K.A abay


Sosok yang dikenal sebagai anak yang antusias dengan dunia musik, banyak hal yang bisa dia lakukan dengan musik, dari menciptakan sebuah lagu. ini terbukti dengan berdirinya band VUJE yang didirikan oleh keluarganya. tidak luput juga, abay (itulah nama yang sering kami panggil) juga sangat antusias dengan perkembangan dunia IT, dengan hasil garapan software yg dia download. dan bercita-cita ingin menjadi seorang DJ.(lanjutkan broooo,, biar kami GL trus)

abay juga lihai dengan permainan BILLIARD dan FUTSAL.

Tamatan Alumni SMA HARAPAN 1 MEDAN ini, tidak luput juga dari kenakalan semasa SMAnya, mulai dari cabut, n nongkrong at agams warkop.

abay sekarang melanjutkan studinya di bidang IT-UNIVERSITAS MERCUBUANA jakarta

kamu dapat kunjungi Alif akbar Yassin di :




SYUHADA MAHMUDA A.K.A mamud


ini dia, orang paling jenius di antara crew MOJ, terbilang paling banyak karya, mulai dari : menciptakan hymne MOJ.

mamud juga lihai dalam bermain BILLIARD dan FUTSAL

sosok yang dikenal dengan anak yang sangat sayang terhadap keluarga terutama adiknya ini, punya tekat untuk berubah jauh dari hari yang kemarin, dengan motto padangnya "jangan la ko pulang sebelum berhasil" (ingat kata pak el kau mud). ketertarikannya dalam sebuah IT telah di kembangkan di berbagai hasil karya ciptanya.

Tamatan Alumni SMA HARAPAN 1 MEDAN ini, tidak luput juga dari kenakalan semasa SMAnya, mulai dari cabut, n nongkrong at agams warkop,balap motor (di buktikan dengan beberapa kali dia jatuh dari motor)

mamud sekarang melanjutkan studinya di bidang IT-UNIVERSITAS MERCUBUANA jakarta

kamu dapat kunjungi syuhada mahmuda di :


RAHMAD ANDRY A.K.A ANDRE

orang yang satu ini yang sangat guru di MOJ,kenapa..?? ya jelas saja di buktikan dari segudang ilmunya untuk mendapatkan cewe dalam waktu yang sangat singkat. andre yang sering kami panggil ini, punya hobi bermain FUTSAL dan BILLIARD. anak ke 2 dari 5 bersaudara ini sangat gemar dengan hewan peliharaannya yaitu kucing. dengan tampan yang yaaaa bisa bikin wanita gila la (hahahahaha) banyak penggemar gelapnya, dimulai dari sms puisi tiap malam (kumpulan aja waq, ntar kita bikin primbon la..hahahahha) dari fans gelapna.


tamatan SMA HARAPAN 1 MEDAN ini punya banyak kisah semasa smanya, dimulai dari cabut hingga kenakalan lainnya (sebatas remaja aja), nongrong at agams warkop.


RAHMAT ANDRY melanjutkan studinya di MANAJEMEN-UMSU MEDAN...
cita"nya yang ingin menjadi seorang yang sukses (aminnn kami dukung bro).


kamu dapat kunjungi RAHMAT ANDRY di :




RYAN SCHEINEDER A.K.A scan


ini dia aku.....
tidak bisa diungkapkan sendiri. hheee

ALUMNI SMA HARAPAN 1 MEDAN, SEKARANG di IT-UNIKOM BANDUNG

kamu dapat kunjungi ryan scheineder di sini :


contact me :

  • YM : ryan_scantro
  • MSN: ryanscan

-KAMILAH MOJ-

;;